20 Ungkapan Paus Benediktus XVI tentang Kasih dan Kebenaran

  • Bagikan

Ungkapan-ungkapan ini diambil dari pernyataan Bapa Paus Benediktus dalam Ensikliknya Caritas in Veritate (CiV) (Kasih dalam Kebenaran), disingkat CiV, menyusul nomor artikel, dan darimana pernyataan diambil.

1. Kasih adalah jantung hati Ajaran Sosial Gereja (CiV art 2)

2.Hanya dalam Kebenaran, kasih dapat memancarkan cahaya. Hanya dalam kebenaran, kasih dapat dihayati secara autentik (CiV art 3)

3. Kebenaran adalah terang yang memberi makna pada nilai kasih (CiV art 3)

4. Tanpa kebenaran, kasih merosot ke dalam sentimental. Cinta menjadi ruang kosong untuk dipenuhi dengan cara sewenang-wenang. Kasih akan menghadapi resiko berat dalam sebuah budaya tanpa kebenaran (CiV art 3)

5. Kasih kristiani tanpa kebenaran, akan lebih mudah dapat digantikan dengan suatu perasaan-perasaan baik, berguna bagi hubungan sosial, namun kecil signifikansinya (CiV art 4)

Baca Juga:  Pesan Paus Fransiskus pada Hari Orang Sakit se-Dunia ke-XXXI disertai Komentar-Komentar Seperlunya

6. Tanpa kebenaran, kasih dibatasi pada bidang sempit tanpa relasi (CiV art 4)

7. Tanpa kebenaran, tanpa kepercayaan dan cinta terhadap apa yang benar, tidak akan ada kesadaran dan tanggung jawab sosial (CiV art 5)

8. Mencintai melebihi keadilan, karena mencintai adalah memberi, mempersembahkan apa yang kumiliki dari orang lain, tetapi itu tidak pernah tanpa keadilan (CiV art 6)

9. Jika kita mencintai orang lain dengan kasih, maka kita pertama-tama akan bersikap adil terhadapnya (CiV art 6)

10. Mencintai orang berarti menginginkan kebaikan orang tersebut dan mengambil langkah-langkah efektif untuk hal itu (CiV art 7)

Baca Juga:  22 Butir Pemikiran Paus Benediktus XVI dalam Ensiklik Deus Caritas Est

11. Hanya dalam kasih, yang diterangi oleh terang akal budi dan iman, dimungkinkan mengejar tujuan perkembangan yang lebih manusiawi dan memanusiakan (CiV art 9)

12. Kasih tidak meniadakan pengetahuan , tetapi justru membutuhkannya, memajukannya, serta menjiwainya dari dalam (CiV art 30)

13. Perbuatan tanpa pengetahuan adalah buta, dan pengetahuan tanpa kasih adalah mandul (CiV art 30)

14. Akal budi dan kasih, tidak dapat dipisahkan: kasih disuburkan oleh akal budi, dan akal budi, dipenuhi oleh kasih (CiV art 30)

15. Kasih dalam kebenaran, menuntut pertama-tama kita, mengetahui dan memahami, dengan mengakui dan menghargai kemampuan khusus setiap tingkat pengetahuan (CiV art 30)

Baca Juga:  40 Butir Pemikiran Paus Benediktus XVI Dalam Ensiklik Spe Salvi

16. Kasih dalam kebenaran, menempatkan manusia di hadapan pengalaman anugerah yang mengagumkan (CiV art 34)

17. Kasih dalam kebenaran, memupuk pengharapan dan sekaligus mewujudkannya (CiV art 34)

18. Kasih dalam kebenaran adalah kekuatan yang membangun komunitas, menyatukan semua orang, tanpa menetapkan halangan dan batas (CiV art 34)

19. Salah satu kemiskinan paling dalam yang dialami manusia adalah keterasingan (CiV art 53)

20. Keterbukaan pada Allah membuat kita membuat kita terbuka pada sesama dan kepada hidup yang dipahami sebagai tugas solidaritas yang menggembirakan (CiV art 78)

  • Bagikan